Om Suastiastu
Pada hari pertama admin mengisikan tulisan di blog Rwaneka, akan membahas sedikit pengetahuan umum yang mungkin sudah banyak yang tahu, tentang salam umat Hindu di Jawa maupun di Bali pada masa lampau, walaupun sebenarnya saat ini umat Hindu sudah tersebar di seluruh plosok nusantara, dan bisa dibilang ' salam Hindu Nusantara ', yakni Om Suastiastu, secara garis besar bisa dinyatakan sebagai 'salam sekaligus doa'. Tidak ada niatan buruk dalam penggunaan salam tersebut, dan tidak harus menjadi Hindu bila mengucapkan kalimat Om suastiastu, Kenapa?? Karena Hindu tidak pernah diajarkan Tuhan hanya milik agama Hindu semata, namun senua agama memuja Tuhan, Tuhan itu adalah Esa, bukan Eka, Dia ada dihati setiap makluk, bukan milik golongan ataupun agama tertentu, namun yang pasti adalah semoga Tuhan selalu memberikan keselamatan pada lawan bicara kita.Diatas adalah tulisan Bali dari Om Suastiastu, mungkin biasa terlihat di pintu masuk di rumah-rumah maupun saat adanya acara-acara, maknanya adalah salam bagi yang membacanya. Kata Om Suastiastu sendiri memiliki makna berdasarkan kata-kata pembentuknya, dapat dibagi menjadi beberapa kata pembentuknya, dengan pembagian sebagai berikut:
- Om (AUM) adalah aksara suci yang melambangkan kemahakuasaan (div:dewa= sinar -admin) Tuhan, Yakni Tri Murti dengan tugasnya TriKona, Utpati (Pencipta) atau Dewa Brahma, dilambangkan dengan aksara A (ang namah), Sthiti ( pemelihara) atau Dewa Wisnu, dilambangkan dengan Aksara U (Ung Namah) dan yang terakhir adalah Pralina ( Pengembali semua Ciptaan keawal (kosong)) atau Dewa Siwa, disimbolkan dengan Aksara U (ung Namah). AUM jika dalam lafalkan secara sengau akan menjadi OM.
- Su + Asti + Astu, Su berarti Baik, Asti berarti adalah dan Astu berarti Mudah-mudahan Jadi kata Suastiastu berarti semoga dalam keadaan baik.
Pelaksanaan salam Om Suastiastu sangatlah mudah, dimana cakupkan tangan sejajar dengan hulu ati, posisi tubuh tegak, dan ucapkan Om suastiastu, apabila kita disapa oleh seseorang menggunakan kita wajib membalasnya dengan salam yang sama agar kita sama-sama saling mendoakan lawan bicara, Namun bila suatu saat kita bertemu dengan pinitua, jangan heran apabila salam kita di balas dengan Om Santih, Santih, Santih, Om, Kenapa bisa demikian?? Karena Pinitua mendoakan kita agar selalu damai atas karunia Tuhan Yang Maha Esa, Damai di hati, damai di dunia dan damai di akhirat,
Demikialah tulisan singkat admin tentang Om Suastiastu, semoga saja kebaikan datang dari segala arah, dan kita selalu diberikan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa, akhir kata admin ucapkan terimakasih sudah mengunjungi blog ini, semoga saja bisa menemukan apa yang anda cari, Om santih, Santih, Santih, Om.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar